Blogger templates

Home » » Tujuan Hidup dan Motivasi Pencapaian Prestasi

Tujuan Hidup dan Motivasi Pencapaian Prestasi

Written By Unknown on Kamis, 04 April 2013 | 07.52



ETIKA UMB
(Tujuan Hidup dan motivasi pencapaian prestasi)

Materi
(Tujuan Hidup dan motivasi pencapaian prestasi)

Penulis Materi :
Rahmat Ibrahim
Nim (43212010102)

UMB.jpg

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI S1
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA

BERPIKIR POSITIF

            Sumber dari semua perilaku adalah pikiran. Dengan pikiran manusia bisa maju atau mundur. Dengan pikiran manusia bisa bahagia atau sengsara…
            Pikiranlah yang membedakan manusia dengan makhluk ciptaan tuhan lainnya. Dengan akal dan pikirannya, manusia mampu berpikir dan mengelola pikirannya. Dengan berpikir manusia mampu memilih yang baik dan buruk. Membedakan yang bermanfaat dan tidak bermanfaat bagi dirinya maupun orang lain.
            Dengan pikiran positif, manusia mencapai cita-citanya, merasakan hidup yang bahagia, menghasilkan tindakan-tindakan yang menyengkan bagi dirinya, orang lain dan lingkungan.
            Manusia adalah makhluk yang berpikir. Kemampuan manusia dalam berpikirlah yang membedakan manusia dengan ciptaan tuhan lainnya. Segala hal, temuan, dan peristiwa yang terjadi didunia adalah perbuatan manusia dan merupakan hasil pemikiran manusia, baik sifatnya yang positif maupun negative.
            Contoh hasil pemikiran manusia yang bersifat positif adalah ditemukannya alat komunikasi telepon gengggam, yang menyebabkan komunikasi semakin mudah dan informasi tersebar cepat. Sementara contoh hasil pemikiran manusia yang bersifat negative misalnya pembuatan virus komputer yang menggunakan komunikasi melalui internet.

1.1       Pikiran dan Perasaan

            Menurut Sofian pikiran berawal dari sebuah informasi, informasi tersebut melahirkan gagasan. Berbagai informasi yang kita terima, baik melalui lisan, tulisan, gambar, dari orang lain, dari buku, surat kabar, televise dan lain sebagainya akan melahirkan ide. Jika ide tersebut dirasa menarik, maka akan mendapatkan perhatian, kemudian dipikirkan dan menjadi pemikiran.

            Bila kita berpikir maka yang kita akan gunakan adalah organ itelektual kita (otak) atau disebut dimain/wilayah intelektual. Perasaan menggunakan domain emosianal. Artinya orang yang mengaitkannya dengan organ hati/jantung. Bagi yang sudah terlatih menggunakan domain emosional dan sudah menguasainya maka dia menjadi orang yang penuh belas kasih. Dalam kehidupan, orang yang berperasaan positif, akan cenderung lebih peka dan mudah lebih simpati terhadap orang lain.

            Pikiran manusia terbagi menjadi dua yaitu : positif (baik) dan negative (buruk). Kedua pikiran tersebut akan mempengaruhi perasaan dan juga tindakan yang dilakukan pemilik pikiran tersebut.
1.2       Pikiran Negatif

            El-Bahdal mengartikan pikiran negative sebagai sekupulan pikiran yang salah yang menghambat langkah menuju kondisi yang lebih baik dan membuat perilaku yang tidak terarah. Contoh pikiran negative adalah iri, berburuk sangka, pesimis, gelisah, frustasi, kesepian, merasa tidak berharga, dan mudah menyerah.

1.3       Penyebab Pikiran Negatif

   Pikiran negatif tidak datang begitu saja. Pikiran ini bisa merupakan akumulasi dari semua hal yang pernah dilakukan dimasa lalu, atau perngaruh dari lingkungan ekstrenal yang dekat dan intens. Beberapa penyebab pikiran negative adalah :
Ø  Riwayat masa lalu
Ø  Keinginan yang lemah atau bahkan tidak memiliki tujuan yang jelas
Ø  Rutinitas negative
Ø  Pengaruh internal
Ø  Pengaruh eksternal

1.4       Ciri-ciri orang berpikiran negative

            Sebagia besar orang tidak menyadari kebiasaan, keyakinan, maupun pikiran negative yang mereka miliki. Hal ini disebabkan pikiran dan kebiasaan negative cenderung dikerjakan oleh alam bawah sadar (unconscious mind) sehingga terjadi begitu saja, tanpa disadari. berikut adalah ciri-ciri orang yang berpikiran negative :
Ø  Mudah meyakini hal yang negative dan melihat sesuatu dari sisi negative
Ø  Takut akan perubahan
Ø  Sering mengeluh dan merasa dirinya paling besar
Ø  Tidak mudah berinteraksi dan cenderung menyendiri

1.5       Pikiran Positif

            Setelah mengetahui penyebab dan cirri-ciri pikiran negative, maka akan lebih mudah mengetahui pikiran positif. Pikiran positif adalah lawan dari pikiran negative. Sehingga segalah hal tentang pikiran positif adalah kebalikan dari pikiran negative.
            El-Bahdad mengartikan pikiran positif sebagai potensi yang mendorong pemiliknya untuk berbuat dan bekerja dengan menginvestasikan seluruh kemampuan kemanusiaannya.

1.6       Alasan Perlu Berpikir Positif

            Banyak “keajaiban” dibalik pikiran positif ! cara untuk mendapatkan keinginan-keinginan tersebut adalah dengan berpikir dan berperan positif.

-          Jika anda ingin bahagia, dengan pikiran positif dan berperasaan bahagia (positif) anda akan bahagia
-          Jika anda ingin sukses, dengan berpikir dan berperasaan sukses (positif) anda bisa sukses
-          Jika anda ingin hidup sejahtera, dengan berpikir dan berperasaan sejahtera (positif) anda akan hidup sejahtera
-          Jika anda ingin hidup sehat, dengan berpikir sehat (positif) anda akan sehat

1.7       Pemicu Pikiran Positif

            Agar anda bisa selalu berpikir positif, jauhilah hal-hal yang negative. Sebagai mana telah diuraikan sebelumnya, beberapa hal yang bisa memicu pikiran negative adalah informasi negative, obrolan negative yang tidak bermanfaat, dan rutinitas negative. Agar pikiran positif hadir di setiap waktu anda, maaka :

-          Berbaik sangka
-          Ambil pengaruh positif orang lain
-          Ambil hikmah dari peristiwa tertentu
-          Kesulitan adalah “Guru Terbaik”
-          Membiasakan berpikir positif

1.8       Ciri-ciri orang berpikir positif

   Ciri-ciri kepribadian positif yaitu :

-          Percaya diri
-          Memiliki nilai-nilai hidup yang baik dan positif
-          Fokus pada solusi bukan kepada masalah
-          Hidup dengan cita-cita dan pantang menyerah
-          Mudah bergaul

1.9       Mengembangkan pikiran positif

            Kadang tidak mudah untuk mengembangkan pikiran positif. Sebagai contoh, ketika teman anda datang tidak tepat waktu pada suatu janji untuk bertemu, sering anda tergoda untuk berpikiran negative seperti anda tidak akan mau membuat janji dengan dia lagi. Namun jangan menyerah, ketika pikiran negative itu datang menggoda, coba halau dengan pikiran positif. Ketika anda berhasil mengusir pikiran negative yang datang, berikan “hadiah” bagi pikiran anda. Rasakan betapa anda menikmati ketika anda merasa tidak ada kekesalan ketika teman anda datang terlambat, bahkan anda bersyukur bahwa dengan terlambatnya kedatangan teman anda makan anda mengundurkan waktu ke acaara berikutnya yang ternyata membuat anda terhindar dari kemacetan luar biasa yang terjadi dijam tersebut.

   Beberapa cara yang dapat dilakukan agar terbiasa berpikir positif adalah :

-          Mernerima diri sendiri
-          Meneladani orang-orang yang telah sukse karena pikirannya, perasaan dan tindak positif mereka
-          Mengubah cara pandang
-          Melihat dari sudut pandang orang lain
-          Fokus pada tujuan
-          Berbaik sangka
-          Menjauhkan diri dari hal-hal yang mendatangkan pikiran negative

Share this article :

0 comments :

Posting Komentar

Blogger news

 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. AmeliaASA - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger